Sidrap, Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Sidrap Polda Sulsel melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas di Lapangan Presisi Polres Sidrap, Senin (30/3/26) pagi
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Sidrap Kompol Sumardi dan diikuti oleh para pejabat utama, para Kapolsek, Perwira, Brigadir serta ASN Polres Sidrap. Dalam arahannya Wakapolres mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar dalam rangka mengantisipasi berbagai aksi seperti April Makassar Berdarah (Amarah), Mayday dan Mei Makassar Berdarah (Memar)
“Apel ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Polres jajaran Polda Sulawesi Selatan, bertujuan memperkuat soliditas, kebersamaan, dan kesiapsiagaan seluruh personil dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif pasca hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan menghadapi agenda isu-isu regional maupun nasional lainnya.
Wakapolres juga mengapresiasi seluruh personelnya yang telah maksimal dalam mengamankan seluruh agenda baik jelang maupun pasca perayaan Idul Fitri 1447 H, menurutnya kondusifitas ini harus tetap terjaga dan seluruh personel diharapkan tetap waspada mengantisipasi potensi kerawanan yang sewaktu-waktu bisa terjadi
“Secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Sidrap saat Lebaran 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat di berbagai sektor, mulai dari roda pemerintahan, ekonomi, hingga interaksi sosial, telah kembali berjalan normal. Walaupun masa arus balik telah berakhir, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama. Kewaspadaan harus ditingkatkan guna mengantisipasi gesekan antar kelompok masyarakat yang dipicu perbedaan pandangan politik maupun penyebaran berita bohong yang dapat merusak stabilitas keamanan” lanjutnya
Di akhir amanatnya, Sumardi sapaan Wakapolres Sidrap menyampaikan pentingnya koordinasi dan komunikasi lintas sektoral sehingga keamanan dan ketertiban pasca perayaan Idul fitri 1447 H dapat terwujud
“Keberhasilan pengamanan ini mustahil tercapai tanpa sinergitas yang kokoh. Saya meminta seluruh jajaran untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait, merangkul tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Dengan komunikasi harmonis lintas sektoral, kita dapat menciptakan sistem pengamanan terpadu yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang kondusif dan damai” tutupnya


